
Jambi, 12 November 2025 — Sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar lembaga pendidikan tinggi, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi , Seketaris Program Studi, dan Perwakilan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi turut berpartisipasi dalam Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Se-Indonesia (AFEBIS) yang diselenggarakan di Auditorium Chatib Quzwain, UIN STS Jambi.

Acara ini diawali dengan penampilan Tari Persembahan Sekapur Sirih yang menggambarkan keramah-tamahan budaya Jambi. Setelah itu, Ketua Pelaksana Kongres, Dr. H. M. Nazori Majid, S.Ag., M.S.I., menyampaikan laporan kegiatan. Dalam sambutannya, Dr. Nazori mengungkapkan harapan besar agar kongres ini dapat menjadi ajang untuk memperkuat kerjasama antar perguruan tinggi Islam di Indonesia, terutama dalam pengembangan ekonomi berbasis Islam.

Selanjutnya, Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., memberikan sambutan, diikuti oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., yang menyampaikan ucapan selamat datang dan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan ekonomi Islam. Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, M.Si., yang dalam pidatonya menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam pengembangan ekonomi daerah dan nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara FEBI PTKIN Se-Indonesia, diikuti dengan sesi foto bersama para peserta. Sesi berikutnya menghadirkan empat Keynote Speakers yang membahas topik-topik terkini dalam ekonomi digital dan pengembangan teknologi:
-
Prof. Madya. Dr. Nur Hayati Abd Rahman dari University Teknologi Mara Malaysia membahas penerapan teknologi blockchain dalam ekonomi digital yang dapat menjadi terobosan baru dalam mengoptimalkan transaksi digital dan keuangan berbasis Islam.
-
Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A. dari UIN Raden Intan Lampung Indonesia membahas peluang pengembangan teknologi 5G untuk mendukung kemandirian ekonomi di Indonesia.
-
Dr. Narong Hassance, S.E., M.Si. dari Fatoni University Thailand memberikan wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya terbarukan seperti kelapa, yang dapat mendukung sektor ekonomi berkelanjutan, dengan dukungan sumber daya manusia yang terampil.
-
Weni Hawariyuni, Ph.D. dari Al-Buraimi University Oman menyampaikan pandangannya tentang konteks riset di Oman dalam menunjang perkembangan Ekonomi Islam di dunia.
Setelah sesi keynote, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Paralel dan Forum AFEBIS, di mana para peserta dapat berdiskusi lebih lanjut tentang isu-isu strategis dalam ekonomi Islam dan perkembangan terkini dalam teknologi yang mendukungnya.
Kongres AFEBIS ini diharapkan dapat menjadi jembatan penting bagi pengembangan pendidikan ekonomi Islam dan memperkuat jaringan antara fakultas-fakultas ekonomi Islam di seluruh Indonesia, serta internasional.
