FEBI UIN Jurai Siwo Lampung Ikuti Pertemuan AFEBIS 2026 di Jakarta, Perkuat Sinergi Pengembangan Program Studi

Jakarta, 25 September 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Jurai Siwo Lampung berpartisipasi dalam kegiatan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) yang diselenggarakan pada 23–25 September 2026 di Hotel Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya FEBI UIN Jurai Siwo Lampung untuk memperkuat koordinasi antarfakultas, meningkatkan kualitas pengelolaan program studi, serta memperluas kerja sama antarperguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan ekonomi dan bisnis Islam.
Delegasi FEBI UIN Jurai Siwo Lampung terdiri atas Wakil Dekan I, Zumaroh, M.E.Sy.; Ketua Program Studi Perbankan Syariah, Anggoro Sugeng; Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Muhammad Mujib Baidhowi; Ketua Program Studi Manajemen Haji dan Umrah, Ulul Azmi Mustoda; serta Sekretaris Program Studi Akuntansi Syariah, Carmidah. Kehadiran para pimpinan dan perwakilan program studi tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi FEBI dalam pembahasan strategis terkait pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi kegiatan konsorsium program studi yang berada dalam keanggotaan AFEBIS bersama pengurus inti AFEBIS dan Dewan Pengawas (Dewas). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama para dekan dan program studi yang diikuti oleh seluruh peserta AFEBIS. Agenda ini menjadi ruang komunikasi dan penyelarasan program kerja untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi.

Pada 24 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan yang diisi dengan sejumlah sambutan dan araha

n dari para pimpinan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Prof. Dr. Ibnu Qizam, M.Si., Ak., CA., dilanjutkan sambutan Ketua Umum AFEBIS periode 2026–2028, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA. Selanjutnya, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., turut memberikan sambutan. Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan arahan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah pembentukan konsorsium program studi di bawah naungan AFEBIS. Konsorsium yang dibentuk meliputi konsorsium Program Studi Perbankan Syariah, Manajemen Syariah, Akuntansi Syariah, Manajemen dan Bisnis Syariah, serta Magister Ekonomi Syariah. Pembentukan konsorsium ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi perguruan tinggi untuk menyelaraskan pengembangan kurikulum, berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan, memperkuat kompetensi lulusan, dan mengembangkan kerja sama akademik sesuai dengan karakteristik masing-masing program studi.

Dalam arahannya, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam menekankan pentingnya dukungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melalui AFEBIS terhadap tiga prioritas pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam, yaitu penguatan ma’had, pengembangan program double degree, serta pengembangan dan pembukaan program studi profesi dan vokasi. Ketiga prioritas tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian bersama dalam merumuskan strategi pengembangan kelembagaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi lulusan melalui sertifikasi profesi. Komisaris Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengapresiasi pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang telah memberikan dukungan terhadap pembentukan dan operasionalisasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di lingkungan kampus, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, maupun dukungan anggaran. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengembangan sistem sertifikasi profesi di perguruan tinggi. Selain itu, PTKIN yang belum memiliki LSP didorong untuk segera mempercepat proses pendiriannya. Keberadaan LSP di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, memperkuat pengakuan terhadap keterampilan yang dimiliki lulusan, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja melalui sertifikasi profesi yang relevan.


Aspek penjaminan mutu dan akreditasi program studi juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Terkait kemungkinan pemilihan lembaga akreditasi bagi program studi di lingkungan FEBI, khususnya LAMEMBA atau LAMGAMA, diperlukan kajian dan rekomendasi yang disepakati bersama melalui forum dekan dalam pertemuan AFEBIS. Pembahasan tersebut penting agar keputusan yang diambil dapat mempertimbangkan karakteristik program studi, kesesuaian ruang lingkup akreditasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut keikutsertaan dalam kegiatan AFEBIS, delegasi FEBI UIN Jurai Siwo Lampung akan mendorong koordinasi internal di tingkat fakultas dan program studi untuk menindaklanjuti berbagai hasil pembahasan yang relevan. Langkah berikutnya diarahkan pada pemetaan peluang kerja sama berdasarkan konsorsium program studi, penguatan komunikasi dengan pengurus AFEBIS dan perguruan tinggi peserta, serta pengkajian rekomendasi strategis terkait pengembangan program studi dan peningkatan mutu akademik.
Melalui partisipasi dalam pertemuan AFEBIS 2026, FEBI UIN Jurai Siwo Lampung diharapkan dapat memperkuat jejaring kelembagaan, memperluas kolaborasi akademik, dan meningkatkan kualitas tata kelola program studi. Hasil pertemuan ini menjadi salah satu landasan untuk merumuskan langkah pengembangan yang lebih terarah, khususnya dalam meningkatkan relevansi kurikulum, kompetensi lulusan, dan daya saing pendidikan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat nasional.
Partisipasi ini sekaligus menegaskan komitmen FEBI UIN Jurai Siwo Lampung untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis Islam melalui kolaborasi, inovasi, dan peningkatan mutu yang berkelanjutan.