Laksanakan Asesmen Lapangan secara Daring, Prodi Management Haji dan Umroh Berharap Hasil yang Maksimal

116

Jurusan Manajemen Haji dan Umroh (MHU) Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, melaksanakan Asesmen Lapangan di ruang Syaifuddin Zuhri Kampus 1 IAIN METRO. Asesmen lapangan ini dilakukan selama 2 hari, yakni 4 & 5 Maret 2022. Tim asesor Badan Akreditasi Nasional- Perguruan Tinggi (BAN-PT) berasal dari UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Ilyas Supena M.Ag., dan UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. Penilaian dilakukan secara daring via Zoom Meeting.

Turut hadir Rektor IAIN Metro, Dr. Hj. SIti Nurjanah, M.Ag. PIA, Wakil Rektor (Warek) I, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd, Kons, Warek II, Dr. Dri Santoso, M.H, Warek III, Dr. Mahrus As’ad, M.Ag, Dekan FEBI, Dr. Mat Jalil, M.Hum, Wakil Dekan I, Dr. Siti Zulaikha, S. Ag., MH., Wakil Dekan II, Sudirin, M.Pd, Wakil Dekan III, Liberty, SE, MA dan Ketua Jurusan MHU, Alva Yenica Nandavita, M.E.Sy. Dihadiri juga oleh beberapa dosen FEBI, Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Perpustakaan, Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), dan beberapa mahasiswa MHU.

Penilaian asesor pada hari pertama adalah terkait jurusan, seperti performa jurusan, pengelolaan sumberdaya manusia (SDM), keuangan, aset dan fasilitas, serta sistem informasi. Terdapat pengecekan kelengkapan dokumen standar, manual, instrument/tools, dan laporan berkala hasil sistem penjaminan mutu Internal (SPMI). Pada hari ke dua, penilaian terkait kinerja pelayanan, performa mahasiswa, prestasi, pelayanan, dan kepuasan dosen, mahasiswa, dan alumni.

Rektor IAIN METRO (Dr. Hj. SIti Nurjanah, M.Ag. PIA) berharap agar usaha yang sudah dilakukan MHU tidak hanya berhenti sampai di sini. “Apa yang menjadi catatan dari tim asesor itu menjadi cambuk bagi kita untuk terus melakukan pembenahan secara maksimal, kemudian program studi MHU ini segera bisa menjadi rujukan bagi program studi yang lain,” ungkapnya.

Ketua Jurusan MHU (Alva Yenica Nandavita, M.E.Sy.) menjelaskan bahwa ada sembilan kriteria dalam penilaian akreditasi ini, dan setiap kriteria dinilai kecukupannya atau sesuai standar yang seharusnya. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada kendala dalam persiapan dan dimudahkan dalam penyusunan data dan berharap agar mendapatkan hasil yang terbaik dari asesmen ini. Menurutnya, ia dan timnya sudah mengusahakan secara maksimal. “Mudah-mudahan ini menjadi yang terbaik untuk kami prodi MHU, kalau pun nanti memang ada kekurangan, insyaallah nanti kami perbaiki supaya ke depannya lebih baik lagi,”.

LEAVE A REPLY